2006: Program Aksi Ciliwung Bersih

Ayoooo bersihin kali ciliwung bareng-bareng…. Sabtu ini!

Sumber:http://groups.yahoo.com/ 14 September 2006

Hi all,

WWF diundang oleh Persatuan Insinyur Indonesia untuk bakti sosial Program Aksi Ciliwung Bersih yang akan dilakukan di RW. 06 dan RW. 08, kelurahan Rawajati, Pancoran Kalibata, Jakarta Selatan.

Kegiatan ini bersifat masal dan direncanakan akan melibatkan banyak kalangan seperti mahasiswa, karyawan, LSM dan masyarakat setempat.

Nah, aku mau ajak rekan suporter untuk ikut aksi kepedulian kita terhadap lingkungan. Kalau kita ramai diskusi tentang sampah selama ini, sekarang waktunya kita sesekali terjun ke lapangan. Mumpung akan banyak kalangan hadir termasuk mungkin pihak KLH. Kalian bisa menambah jaringan pertemanan sesama aktivis lingkungan.

Berikut daftar acaranya:

Tanggal : 16 September 2006
Jam : 07.00 s.d 13.00 WIB
Lokasi : RW 06 dan RW 08, Kelurahan Rawajati, Pancoran Jakarta Selatan (Kumpul di Lapangan Bakrie, Jl. Lengkong Komp. Kalibata Indah, Kalibata, Jakarta Selatan)

Run down:
07.00 – 07.30 Persiapan
07.30 – 07.31 Pembukaan (MC)
07.31 – 08.25 Sambutan Ketua Penyelenggara, Ketua Umum PII, Ketua
Dewan Penasehat, Gubernur DKI Jakarta dan Menteri Lingkungan Hidup
08.26 – 08.30 Penandatanganan MOU antara KLH dengan PII
08.31 – 08.35 Penyerahan bantuan alat pengolahan sampah kepada warga
08.36 – 08.45 Pesan lingkungan oleh Duta Lingkungan
08.46 – 10.00 Rafting dan Clean-up sampah kali ciliwung
10.00 – 10.30 Peninjauan sistem pengelolaan persampahan warga
10.30 – 10.50 Kembali ke lokasi
10.50 – 11.20 Demo teknologi pengolahan sampah
11.20 – 13.00 Ramah tamah: Hidangan dan hiburan
13.00 – Penutup

Nah…. bagi suporter yang mau hadir, tolong pakai atribut WWF nya.. entah KAOS PANDA, entah PIN entah GANTUNGAN HP, dll. Tidak ada batasan jumlah suporter, boleh datang sebanyak-banyaknya.

Tapi ingat, bagi yang hadir, mohon SMS aku kalau sudah sampai di lokasi (nomorku 0818 081 92 081) biar kita bisa kumpul dan saling kenal. Aku akan pakai kaos panda warna abu-abu dengan lengan warna merah.

Sampai ketemu besok Sabtu!

Nazla Mariza
Assistant to Marketing Manager

Peduli Lingkungan Persatuan Insinyur Indonesia (PII)

Sumber: http://wwwnew.menlh.go.id/  16 September 2006

Jakarta, 16 September 2006. Kementerian Negara Lingkungan Hidup menyambut baik ajakan kerjasama Persatuan Insinyur Indonesia (PII) untuk turut serta dalam upaya pengelolaan dan pelestarian lingkungan demi tercapainya pembangunan berkelanjutan. Kemitraan ini dituangkan kedalam Kesepakatan Kerjasama atau MoU (Memorandum of Understanding), yang secara garis besar akan melakukan kegiatan seperti: (i) pengarusutamaan isu lingkungan pada program-program PII, (ii) penguatan kapasitas anggota PII dalam pengelolaan lingkungan, aksi nyata peranserta PII dalam Program Pengelolaan Terpadu DAS Ciliwung.

Penandatanganan MoU antara KNLH dengan PII berlangsung hari Sabtu, 16 September 2006 di pinggir Kali Ciliwung. Acara ini merupakan bagian dari ”Program Aksi Ciliwung Bersih” dalam rangkaian kegiatan KONGRES ke XVII PII. Ketua Umum PII, Ir. Rauf Purnama pada kesempatan ini menyatakan bahwa PII sebagai wadah profesional di bidang teknologi dan engineering merasa ikut bertanggung jawab dan turut peduli untuk membenahi dan menangani permasalahan lingkungan.

Deputi MENLH bidang Komunikasi Lingkungan dan Pemberdayaan Masyarakat, Drs. Sudariyono, yang mewakili Menteri Negara Lingkungan Hidup dalam Sambutannya menyampaikan rasa bangga, karena PII merupakan organisasi profesi pertama yang mempunyai ikatan resmi dengan KNLH melalui Piagam Kerjasama. Sebagai pionir, PII diharapkan dapat menjadi model bagi organisasi profesi lainnya dalam menjaga kelestarian lingkungan demi tercapainya pembangunan berkelanjutan. Menjawab tantangan tersebut, saat memberikan Pesan Lingkungannya, Duta Lingkungan-Desi Ratnasari, tergerak untuk mengajak Himpunan Psikolog Indonesia, (dimana ia menjadi anggotanya) untuk turut menjalin kemitraan dengan KNLH.

Kerjasama dengan PII yang diinisiasi dengan aksi nyata “Program Aksi Ciliwung Bersih” diikuti oleh sekitar 500 orang yang terdiri dari anggota PII, pelajar SMA, mahasiswa teknik se Jabodetabek. Selain “gerakan bersih” (clean up), peserta juga rafting menyusuri Kali Ciliwung, peninjauan sistem persampahan warga serta demo teknologi sampah.

600 orang Bersihkan Kali Ciliwung

Sumber: http://www.tempo.co/ 16 September 2006

TEMPO Interaktif, Jakarta
Sedikitnya 600 pelajar, mahasiswa dan masyarakat berpartisipasi membersihkan sungai Ciliwung di Kawasan Rawajati Jakarta Selatan, hari ini. Mereka adalah para peserta acara ‘Program Aksi Ciliwung Bersih, Indah dan Punya Nilai Tambah’ yang diselenggarakan oleh Persatuan Insinyur Indonesia (PII) bekerja sama dengan Kementerian Lingkungan Hidup.

Deputi Komunikasi Lingkungan dan Pemberdayaan Masyarakat Kementerian Lingkungan Hidup Sudaryono menyatakan momentum ini dilakukan untuk mengubah pola pikir masyarakat agar menjaga kebersihan lingkungan. “Sekitar 20 persen masyarakat di sekitar Ciliwung masih membuang sampah di kali ini, “ kata Sudaryono hari ini.

Dalam acara itu, para peserta terlihat memungut sampah an organik dan memasukannya ke dalam kantong plastik besar warna hitam. Kondisi kali Ciliwung terlihat kotor. Namun, sesekali tampak ikan warna hitam muncul ke permukaan air.

Muhamad Arif pelajar kelas 3 SMAN 55 Jakarta mengaku prihatin dengan kondisi sungai Ciliwung yang penuh sampah. “Baru sebentar saja mungutin, sudah dapat setumpuk sampah,” ujarnya.

Aksi Ciliwung Bersih

Sumber: http://www.indosiar.com/ 

indosiar.com, Jakarta – Ratusan orang sejak pagi tadi memadati daerah aliran sungai Ciliwung di kawasan Rawa Jati, Pancoran, Keramat Jati, Jakarta untuk ikut serta dalam Ciliwung bersih. Selain mengkampanye Ciliwung bersih, aksi ini juga dilakukan untuk mengkampanyekan teknologi tepat guna untuk mengolah sampat di aliran sungai menjadi biogas atau kompos.

Menyambut datangnya musim hujan ratusan orang yang terdiri dari pelajar, mahasiswa dan warga pagi tadi melakukan aksi Ciliwung bersih di sepanjang aliran sungai Ciliwung tepatnya di kawasan Rawa Jati, Pancoran, Jakarta Selatan.

Aksi ini digalang oleh organisasi profesi yakni Persatuan Insinyur Indonesia yang mengkampanyekan teknolgi tepat guna dalam pengelolaan dan pengendalian kerusakan daerah aliran sungai.

Sampah-sampah ini nantinya akan diproses menjadi bahan bermanfaat seperti biogas maupun kompos. Warga yang tinggal di sekitar sungai Ciliwung menyambut antusias kegiatan ini.

Kondisi kali Ciliwung sendiri saat ini masih memprihatinkan. Tumpukan sampah masih terlihat di bantaran kali. Diperkirakan sekitar 20 persen sampah warga Jakarta terbuang masuk ke kali Ciliwung dan kedalamannya menjadi dangkal. Itulah ketika setiap musim penghujan sungai kerap tergenang banjir akibat kali Ciliwung yang tidak mampu lagi manampu dan mendistribusikan air dengan baik.(Farma Dinata/Amin/Hr

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: