2011: Bebersih Ciliwung

Foto-foto  Bebersih Ciliwung: http://www.facebook.com/

Bebersih Ciliwung, Ketika Pemimpin Mau Memberi Keteladanan

Sumber: http://www.planethijau.com/ 05 Februari  2011 

Sungai Ciliwung yang mengalir melalui Kedung Halang, Bogor Utara, pagi hari Sabtu. 5 Februari 2011 dipenuhi oleh warga dan beberapa organisasi kemasyarakatan. Sungai dimana acara bertema “Bebersih Ciliwung” tersebut digelar, dihadiri oleh Wakil Gubernur Jawa Barat, Dede Yusuf, dan jajarannya, SD Bantar Jati 9 Bogor, Gugus Pramuka SMK Negeri 2 Bogor, Jakarta Glue, Balad Kuring Jawa Barat, Komunitas Peduli Ciliwung (KPC) Bogor dan masyarakat sekitar sungai untuk pelaksaan memulung dan membersihkan sungai Ciliwung.

Dimulai pagi hari pukul 8:30 wib dengan diawali sambutan pidato singkat dari Dede Yusuf tentang kondisi memprihatinkan sungai Ciliwung sekarang dan apresiasi beliau terhadap KPC Bogor yang konsisten tiap minggu membersihkan sampah sungai Ciliwung, diharapkan untuk ke depan bermunculan lebih banyak lagi Laskar Karung-Laskar Karung lainnya sehingga menggugah dan membuat malu para pembuang sampah di sungai untuk tidak membuang sampah di sungai dan merubah kebiasaan dan budaya membuang sampah di sungai.

Bebersih Ciliwung. Wagub Jawa Barat beserta jajaran dan elemen masyarakat ”beraksi” membersihkan bantaran sungai Ciliwung di Kedung Halang, Bogor Utara.

Setelah memberi instruksi singkat, Dede Yusuf langsung tanpa basa-basi mengganti kostum dengan celana pendek dan segera turun ke sungai sambil membawa karung goni untuk memulai acara memulung bebersih Ciliwung dan serentak diikuti seluruh peserta. Dalam memulung di sungai Ciliwung sepanjang hampir 500 meter, Dede Yusuf juga berhasil menarik dan mengangkut beberapa Anakonda Ciliwung yang berukuran kecil sampai sedang.

Selesai memulung di sungai, acara dilanjutkan dengan penyerahan dan penanaman secara simbolik bibit pohon yang akan ditanam di bantaran sungai sebagai penguat bantaran dan membantu resapan air ke tanah dan keseimbangan siklus air. Bantuaan Bibit pohon yang diterima berupa pohon beringin, nyamplung dan bambu sebanyak 1.100 bibit dari PemProv dan 1.115 bibit dari Circle K yang akan ditanam secara estafet di bantaran Ciliwung.

Acara diakhiri dengan silaturahmi dan bincang-bincang Dede Yusuf dengan para peserta, perbincangan diramaikan dengan diskusi perencanaan ke depan Pemprov Jawa Barat dalam menyelesaikan permasalahan sampah dan penanganan lingkungan di daerah Jawa Barat. Acara diskusi dan tanya jawab dilengkapi dengan suguhan makanan kampung yaitu talas rebus dengan parutan kelapa putih, kacang tanah rebus, kacang bogor rebus juga minuman wedang jahe dan kopi hangat.

Walaupun sepanjang acara direstui oleh alam dengan hujan gerimis, akan tetapi tidak menyurutkan semangat dan keceriaan para peserta untuk memungut dan membersihkan sampah Ciliwung. Hal ini menimbulkan keyakinan bahwa virus dan epidemi serta eforia untuk terus bersih Ciliwung akan menjangkiti dan menyebar ke seluruh lapisan elemen masyarakat. Acara berakhir jam 10:30 pagi hari dengan Dede Yusuf dan rombongan meninggalkan lokasi dan dilanjutkan oleh Jakarta Glue bersama Generation Indonesia dan KPC Bogor dengan menanam bibit pohon dan merapikan peralatan.

Bebersih Ciliwung 5 Feb 11, Ketika Pemimpin Mau Memberi KeTeladanan

Foto & Laporan: Sudirman Asun

Sumber: http://www.facebook.com/ 

Acara Bebersih Ciliwung Kedung Halang, Bogor Utara ini dimotori oleh Circle-K, Greeneration Indonesia, KPC Bogor dan Balad Kuring Jawa Barat.

Dihadiri oleh PemProv Jawa Barat dan jajarannya, SD Bantar Jati 9 Bogor, Gugus Pramuka SMK Negeri 2 Bogor, Jakarta Glue dan masyarakat sekitar sungai untuk pelaksaan memulung dan membersihkan sungai Ciliwung.

Acara dimulai pada pukul 8: 30 pagi dengan sambutan pidato singkat dari Wakil Gubenur Dede Yusuf tentang kondisi memprihatikan sungai Ciliwung sekarang dan apresiasi beliau terhadap KPC Bogor yang konsisten tiap minggu mulung membersihkan sampah sungai Ciliwung, diharapkan untuk ke depan bermunculan lebih banyak lagi Laskar Karung- Laskar Karung lainnya sehingga menggugah dan membuat malu para pembuang sampah di sungai untuk tidak membuang sampah di sungai dan merubah habit dan budaya membuang sampah di sungai.

Setelah memberi instruksi singkat mas Dede Yusuf langsung tanpa basa-basi mengganti kostum dengan celana pendek dan karung goni segera turun ke sungai memulai acara memulung bebersih Ciliwung serentak diikuti seluruh peserta.

Dalam memulung di sungai Ciliwung sepanjang hampir 500 M, mas Dede Yusuf berhasil menarik dan mengangkut beberapa Anakonda Ciliwung yg berukuran kecil sampai sedang.

Selesai memulung di sungai, acara dilanjutkan dengan penyerahan dan penanaman secara simbolik bibit pohon yang akan ditanam di bantaran sungai sebagai penguat bantaran dan membantu resapan air ke tanah dan keseimbangan siklus air.

Bantuaan Bibit pohon yang diterima berupa pohon beringin, Nyamplung dan bambu sebanyak 1.100 bibit dari PemProv dan 1.115 bibit dari Circle K yang akan ditanam secara estafet di bantaran Ciliwung.

Acara diakhiri dengan silathurami dan bincang-bincang mas Dede Yusuf dengan para peserta, perbincangan diramaikan dengan diskusi perencanaan ke depan Pemprov Jawa Barat dalam menyelesaikan permasalahan sampah dan penanganan lingkungan di daerah Jawa Barat,
Acara diskusi dan tanya jawab dilengkapi dengan suguhan makanan kampung yaitu Talas rebus dengan parutan kelapa putih, kacang tanah rebus, kacang bogor rebus juga minuman wedang Jahe dan kopi hangat.

Walaupun sepanjang acara direstui oleh alam dengan hujan gerimis, akan tetapi tidak menyurutkan semangat dan keceriaan para peserta untuk memungut dan membersihkan sampah Ciliwung. Hal ini meyakinkan saya bahwa virus dan epidemi serta eforia untuk terus bersih Ciliwung akan terus menjangkiti dan menyebar ke seluruh lapisan elemen masyarakat.

Acara berakhir jam 10:30 pagi hari dengan Mas Dede Yusuf dan rombongan meninggalkan lokasi dan dilanjutakan oleh kami dan teman2 muda Grenneration Indonesia dan KPC Bogor dengan menanam bibit pohon dan beres2 peralatan.

Ratusan Warga Mulung Ciliwung Bersama Wagub

Sumber: http://kotahujan.com/ 5 February 2011  

Kedunghalang|Kotahujan.com. Kegiatan “Bebersih Sampah Ciliwung” yang dilakukan KPC (Komunitas Peduli Ciliwung) bekerja sama dengan Greenaration Indonesia (GI), Circkel K, dan di dukung oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat Sabtu (5/2) berjalan sukses. Kegiatan yang dilakukan di daerah Pangkalan Satu Kedunghalang ini dihadiri oleh Wakil Gubernur Jawa Barat Dede Yusuf, BPLHD Jawa Barat , Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat, BPDAS, KPH Bogor, teman-teman komunitas peduli lingkungan dan masyarakat sekitar Kedung Halang. Selain itu juga dukungan dari siswa-siswa pramuka dari berbagai sekolah.

Selain melakukan kegiatan bebersih Ciliwung, pada kegiatan ini juga dilakukan penyerahan bibit pohon secara simbolis untuk sebelas Kelurahan yakni Kelurahan Baranangsiang, Sukaresmi, Kedunghalang, Sempur, Katulampa, Sukasari, Bantar Kemang, Banjarjati, Tanah Sareal, Babakan Pasar dan Kedug Badak. Bibit yang diberikan kepada 11 kelurahan ini berasal dari BPLHD Jawa Barat sebesar, yaitu sebanyak 1000 bibit, Circkel K 1100 bibit, dan juga bibit dari BPDAS. Pemberian bibit untuk sebelas kelurahan ini diharapkan dapat ditanam dan kelak menjadi resapan air dan menjadi sumber mata air bagi warga.

Pada kegiatan ini, KPC juga melakukan penanaman 8 bibit di sekitar lokasi pemulungan. Bibit tersebut antara lain Nyamplung (Callophylum Inophylum), Beringin (Ficus benjamina), dan Bambu. Kegiatan ini juga menandai aksi KPC dengan program penanaman sekitar bantaran kali Ciliwung yang akan dilakukan rutin bersama kegiatan bebersih Ciliwung.

Hasil dari kegiatan bebersih selama lebih kurang 45 menit itu menghasilkan 68 karung sampah yang dikumpulkan oleh 300an orang termasuk Wakil Gubernur Jawa Barat siang tadi. Dalam sambutannya Edgar Suratman, Asisten Administrasi Kemasyarakatan dan Pembangunan Kota Bogor mengatakan, dengan kehadiran Wagub Jawa Barat dalam acara bebersih Ciliwung ini, dapat menjadi motivasi bagi masyarakat terutama masyarakat yang berada di pinggiran sugai untuk lebih mencintai lingkungan terutama DAS (Daerah Aliran Sungai) Ciliwung.

“Pemerintah sudah melakukan beberapa usaha untuk penyelamatan lingkungan terutama dalam penyelamatan DAS. Dari data yang di dapatkan 17 % sampah yang ada saat ini merupakan sampah plastik yang berasal dari sampah rumah tangga. Maka dari itu perlunya kesadaran masyarakat untuk memelihara sungai. Gerakan ini memerlukan tindak lanjut agar gerakan bebersih sungai tidak hanya dilakukan di Sungai Ciliwung tetapi sungai-sungai yang berada di Jawa Barat”, tutur Dede Yusuf, Wakil Gubernur Jawa Barat sebelum turun langsung bebersih Ciliwung.

Sampah Numpuk,Ciliwung Kritis

 Sumber:  http://www.radar-bogor.co.id/07 Februari 2011  

PEDULI: Wagub Jabar Dede Yusuf bersama Asisten Tata Praja Ade Sarip Hidayat memungut sampah di Sungai Ciliwung.

BOGOR-Setelah krisis pangan dan energi,kini giliran air bersih yang terancam kritis. Hal itu terlihat dari kualitas air sungai yang buruk akibat tercemar limbah.

Wakil Gubernur Jawa Barat, Dede Yusuf mengatakan, krisis air bersih menjadi problematika selanjutnya di masyarakat. Salah satu penyebabnya karena sumur resapan berkurang, sehingga air tanah yang ada di permukaan kian terkikis. Untuk itu, lanjut Dede, sungai-sungai yang ada perlu dirawat dan diperhatikan. Dede mengimbau masyarakat agar tak memuang sampah ke sungai serta menanam pohon di sekitaran daerah aliran sungai (DAS). “Ciliwung rusak hirup balangsak!” ujar Dede ketika melakukan aksi bebersih Ciliwung,di Kelurahan Kedunghalang,Sabtu (5/2).

Mengambil contoh keadaan sungai Ciliwung, Dede mengatakan,sungai tersebut tiap tahun kondisinya kian parah. Kerusakan lingkungan yang terjadi sangat signifikan. Apabila tidak disikapi dari sekarang,hal-hal yang tidak diinginkan mungkin saja terjadi. Dede mengatakan, kondisi level sungai-sungai besar di Indonesia masuk pada level cemar berat. Tak terkecuali Sungai Ciliwung. “Cemar berat artinya sudah menjadi batas akhir, bisa dibilang gawat dan patut diwaspadai,”terangnya.

Menurut Dede, bukan sampah saja yang menjadi penyumbang pencemaran air sungai. Namun,juga sumbangan limbah rumah tangga berbahan kimia serta limbah-limbah pabrik. Untuk itu,Pemerintahan Provinsi Jawa Barat tengah menggodok peraturan untuk pemantauan, pengawasan, dan perlindungan DAS mulai dari Sungai Ciliwung,Cisadane, Citarum dan Cimanuk. “Pemerintah masing-masing wilayah yang dilewati DAS,nantinya yang akan bertanggung jawab dalam program ini,” tandasnya.

Dede mengapresiasi langkahlangkah yang dilakukan aktivis peduli lingkungan, seperti yang dilakukan Komunitas Peduli Ciliwung (KCP). Menurut Dede,perlu adanya kesadaran masyarakat,untuk mulai peduli terhadap lingkungan. KCP yang telah memunguti sampah di Ciliwung sejak Februari 2009 lalu itu, dinilai Dede sebagai langkah konkret dalam mencegah krisis air bersih yang mengancam. “Seperti apa yang saya lakukan hari ini (Sabtu (5/2), efeknya adalah ada rasa malu pada warga, sehingga mereka enggan buang sampah ke sungai lagi,” imbuh Dede.(ric)

20 Karung Sampah Kali Ciliwung Berhasil Diangkut

Sumber: http://www.wartakota.co.id/ 5 Februari 2011 

Bogor, Warta Kota

HANYA dalam waktu dua jam sekitar 20 karung isi 20 kg berisi sampah berbagai jenis berhasil dikumpulkan dalam aksi kebersihan Kali Ciliwung, di Kelurahan Babakan Madang, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, Sabtu (5/2).

Sampah-sampah tersebut dikumpulkan oleh Dede Yusuf Wakil Gubernur Jawa Barat, bersama-sama pejabat pemerintah Kota Bogor, LSM Peduli Kali Ciliwung, masyarakat dan pelajar yang ikut dalam kegiatan peduli lingkungan di Kali Ciliwung.

“Kegiatan ini dilakukan sebagai kampanye peduli lingkungan bagi masyarakat sekitar, yakni dengan menggelar bersih-besih Kali Ciliwung,” kata Devi Ratnaning Ayu, panitia “Clean up your city” Circle K di Bogor, Sabtu.

Devi menyebutkan, kegiatan tersebut merupakan salah satu dari program Diet Kantong Plastik Circle K dan Generation Indonesia dalam kampanye peduli lingkungan.

“Kita ingin menyerukan kepada masyarakat untuk tidak membuang sampah di sungai, karena selama ini kondisi sungai kita sangat buruk, karena banyak sampah yang dibuang masyarakat ke aliran sungai,” katanya.

Dengan kegiatan “Clean Up your city” sampah-sampah yang dipungut dari Kali Ciliwung ini nantinya akan didistribusikan oleh Komunitas Peduli Ciliwung untuk dibuang ke TPA terdekat.

Koordinasi Komunitas Peduli Ciliwung, Hapsoro  mengatakan, aksi kebersihan kali Ciliwung rutin dilakukan oleh anggotanya setiap hari Sabtu.

Untuk kegiatan kali ini, pihaknya mendapat dukungan dari pemerintah Kota Bogor, provinsi dan juga pihak swasta yang peduli lingkungan.

Aproso menilai dari jumlah sampah yang dikumpulkan oleh peserta menunjukkan bahwa masih banyak ditemukan sampah-sampah rumah tangga di sepanjang Kali Ciliwung.

“Kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah di kali masih rendah, makanya kami akan terus melakukan aksi ini sampai sampah di bantaran kali berkurang jumlahnya,” katanya.

Ia mengatakan, berbagai jenis sampah rumah tangga banyak ditemukan di bantaran sungai, tidak hanya di Ciliwung, hampir di seluruh sungai di Indonesia mengalami nasib serupa.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Barat, Dede Yusuf mendukung kegiatan peduli lingkungan terus ditingkatkan, agar kesadaran masyarakat untuk peduli lingkungan dengan tidak membuang sampah di pinggir sungai.

“Sungai itu sumber kehidupan, jika sungai tercemar, maka rusaklah lingkungan. Banjir, longsor dan bahkan rusaknya air sungai mematikan kehidupan biotanya,” kata Dede.

Dede mengimbau agar masyarakat dan pemerintah saling meningkatkan kerja sama untuk menjaga lingkungan khususnya daerah bantaran sungai agar bebas dari sampah.

Selain mengumpulkan sampah, kegiatan lainnya yang dilakukan adalah penanaman 100 bibit tanaman berbagai jenis yang ditanam di sepanjang aliran sungai Ciliwung. Bibit pohon tersebut terdiri dari bambu, beringin dan Nyamplung. (Ant/apr)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: