2013: Workshop Pengendalian Kerusakan Lingkungan dan Perubahan Iklim di DAS Ciliwung

Keynote Speech

WORKSHOP PENGENDALIAN KERUSAKAN LINGKUNGAN DAN PERUBAHAN IKLIM DI DAS CILIWUNG  Hotel Sahid Jaya,, Jakartta,, 31 Juli 2013

Download file:  Keynote Speech Workshop Pengendalian Kerusakan Lingkungan di DAS Ciliwung (Jakarta, 31 Juli 2013)

Sungai Ciliwung termasuk DAS kritis di Indonesia yang saat ini sedang mengalami kerusakan serius pada semua segmen sungainya. Degradasi kualitas DAS Ciliwung dari hulu hingga hilir selain mengakibatkan adanya bencana banjir, menurunnya kualitas air sungai dengan status tercemar berat dari hulu hingga hilir, serta hilangnya keanekaragaman hayati di Sungai Ciliwung. Buruknya kualitas air tersebut menyebabkan kepunahan biota air di Sungai Ciliwung (laju kehilangan jenis asli crustacea 67%, mollusca 66% dan ikan sebesar 92%).

Kementerian Lingkungan Hidup membagi sungai Ciliwung dalam 6 (enam) segmen berdasarkan wilayah administrasi. Segemen I di Ciliwung Hulu bagian atas Kabupaten Bogor, Segmen II Kota Bogor, Segmen III Kabupaten Bogor bagian bawah, Segmen IV Kota Depok, Segmen V dan Segemen VI di DKI Jakarta. Sungai Ciliwung adalah sungai lintas provinsi, yang melintasi di Provinsi Jawa Barat dan Provinsi DKI Jakarta. Luas DAS Ciliwung sekitar 52.171 ha dengan panjang sungai utamanya 117 km. Luas hutannya hanya 1.245 ha atau 2,4% dari luas DAS (KLH, 2010).

Disamping kecenderungan terjadinya degradasi lingkungan yang semakin tinggi dimana dicerminkan dari semakin menurunnya luas tutupan hutan di daerah hulu DAS Ciliwung (dari 9,4% luas tutupan hutan pada tahun 2000 menjadi 2,4% pada tahun 2010, atau sebesar 7% dalam periode 10 tahun), kondisi kualitas air di Sungai Ciliwung juga semakin menurun. Kondisi kualitas air tersebut pada beberapa parameter kuncinya, sudah tercemar berat mulai dari hulu DAS Ciliwung sampai dengan hilirnya. Sementara itu, daya tampung beban pencemaran Sungai Ciliwung setiap harinya hanya mampu menampung 7.019 kg/hari, sedangkan beban pencemaran aktual yang masuk ke Sungai Ciliwung sebesar 29.231 kg/hari. Untuk mencapai kelas mutu air sesuai dengan yang ditargetkan, beban pencemaran tersebut harus diturunkan sebesar 76% (KLH, 2011).

Perubahan iklim berdampak pada kerusakan DAS dan pesisir serta keanekaragaman hayati sehingga memerlukan penanganan bersifat integratif dan holistik. Dengan meningkatnya kejadian bencana yang terkait iklim seperti banjir, longsor dan kekeringan, maka pengelolaan ekosistem DAS menjadi sangat penting sebagai upaya adaptasi menghadapi perubahan iklim.

Dalam rangka memulihkan kondisi kualitas lingkungan tersebut, KLH telah menyusun 5 Program Prioritas yang tertuang dalam Rencana Umum Pemulihan Kualitas Lingkungan DAS Ciliwung, yang terdiri atas : 1). Program Pengendalian Pencemaran Lingkungan, 2). Program Pengendalian Kerusakan Lingkungan, 3). Program Tata Ruang, 4). Program Penegakan Hukum, dan 5). Pemberdayaan Masyarakat. Beberapa implementasi program yang telah dilaksanakan telah dapat mengurangi laju kerusakan dan beban pencemaran yang langsung masuk ke Sungai Ciliwung, seperti misalnya pembuatan sumur resapan dan lubang resapan biopori untuk mengurangi erosi dan sedimentasi, serta IPAL Biogas untuk mengurangi limbah dari kotoran ternak.

Terdapat banyak instansi yang terlibat dalam pengelolaan ekosistem DAS Ciliwung, maka salah satu upaya mengatasi hal ini adalah dengan solusi membangun sinergitas di DAS Ciliwung antar K/L dan daerah. Sinergi akan membangun kerjasama-kerjasama kreatif dengan cara menghormati perbedaan, membangun kekuatan dan mengkompensasikan kelemahan.

“SOLUSI MEMBANGUN SINERGITAS DI DAERAH ALIRAN SUNGAI CILIWUNG”

Presentasi Deputi Bidang Pengendalian Kerusakan Lingkungan dan Perubahan Iklim KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP, 

Download file: Solusi Membangun Sinergitas di DAS Ciliwung (Hotel Sahid Jaya Jakarta, 31 Juli 2013) Rev-Final.pptx   

Picture1

Solusi Membangun Sinergitas di DAS Ciliwung

Erna Witoelar, Gerakan Ciliwung Bersih 

Download file: GCB 2013 Workshop Ciliwung KLH 31Juli13

Picture1   

KEANEKARAGAMAN HAYATI DI DAS CILIWUNG: Status dan Upaya Pengendalian Kerusakan

Presentasi IR. HJ. DEWI NURHAYATI MSI
KEPALA BIDANG KONSERVASI SUMBER DAYA ALAM DAN MITIGASI BENCANA BPLHD PROPINSI JAWA BARAT

Download file : Kehati Ciliwung 31 Juli 2013 

Picture1

REFORMASI SDA MENGHADAPI PERUBAHAN IKLIM

Agus Maryono, UGM 

Download file:  

Picture1

PENANGANAN PERUBAHAN IKLIM DI DAS: Pembelajaran dari DAS Citarum

Yuli Suharnoto-CCROM SEAP IPB

Download file: ADB 7189 Package E on 31 July 2013 at Sahid Jakarta Version 2  

Picture1

PENANGANAN PERUBAHAN IKLIM DI DAS: Pembelajaran dari DAS Citarum

Siti Amanah – CCROM SEAP IPB

Download file: Wshop_.KLH 31 Jul 2013_SAN_CCROM IPB  

Picture1

BEBAN PENCEMARAN KAWASANMUARA ANGKE

Hasil Kajian: Agus Priyono, Sigid Haryadi, Roh Santoso

Download file:   Presentasi Muara Angke

Picture1

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: