Emma Rachmawati

Menuju Sungai Ciliwung yang Bersih dan Hijau

Oleh:   Emma Rachmawati

Sumber: http://lawalataipb.org/  25 Januari 2012 

Komandan Jenderal KOPASUS dan Gubernur DKI Jakarta, menyampaikan sambutan dalam upacara pembukaan

Jangan pernah takut untuk mengambil sampah dan membuangnya pada tempat yang benar, karena jika takut maka akan menjadi pengecut. Jangan sampai kita membuat gunung sampah tertinggi di dunia. Kita itu harus seperti TNI yang apabila diberi perintah maka dia pasti akan menjawab “siap, laksanakan” tanpa berpikir panjang. Dalam menjaga lingkungan kita harus mempunyai sikap seperti itu, tanpa berpikir panjang untuk membersihkan dan menjaga lingkungan kita.

Demikian pesan yang disuarakan lantang oleh Komandan Jenderal (Danjen KOPASUS), yaitu Mayjen TNI Wisnu Bawa Tenaya yang disambut sorak-sorai seluruh peserta upacara. Beliau memberikan sambutan dalam upacara pembukaan kegiatan penanaman pohon 15 Januari silam. Upacara dilakukan di lapangan Rama Shinta yaitu lapangan tembak pistol 50 meter di Markas Besar KOPASUS, Cijantung, Jakarta Timur.

Gubernur DKI Jakarta mengadakan kegiatan bersama KOPASUS untuk penanaman pohon di hilir Sungai Ciliwung yang berada di daerah Cijantung, Jakarta Timur. “Acara penanaman pohon ini merupakan salah satu program dari bapak Fauzi Bowo untuk menjadikan Sungai Ciliwung sebagai tempat wisata sungai” ujar bapak Mendrofa salah satu anggota KOPASUS.

Sungai Ciliwung memiliki panjang 117 km dan daerah aliran sungainya 347 km2, hampir separuh kota Jakarta. Sungai ini di bagi menjadi 6 segmen. Segmen yang kondisinya masih baik adalah segmen 5 dan 6 sedangkan segmen 1 – 4 kondisinya kurang baik. Sayangnya bagian hilir sungai ciliwung ini

Hulu sungai Ciliwung di Cijantung, Jakarta Timur

Air ciliwung sudah termasuk kedalam kategori tercemar berat. Adapun dugaan, penyebab dari tercemarnya sungai itu sendiri adalah warga yang tinggal di sekitar sungai ciliwung yang menganggap sungai itu tempat membuang sampah dan industri yang membuang limbahnya ke sungai ciliwung. Sebenarnya banyak sekali yang kehidupannya bergantung dari sungai ciliwung ini. Sumber air warga Jakarta sendiri berasal dari sungai ciliwung. Karena sungai sudah tercemar, proses penjernihan air semakin sulit maka harganya pun menjadi mahal.

Maka dari itu, Bapak Gubernur mengajak kepada kita semua untuk menjaga dan membersihkan sungai ciliwung, menanam pohon, dan membersihkan sungai ciliwung. Beliau juga mengajak untuk melaksanakan perbaikan merubah lingkungan tidak hanya sekarang saja tapi harus dalam waktu yang lama. Dan apabila berhasil maka kita akan menjadi contoh atau teladan bagi masyarakat Indonesia lainnya.

Acara ini dihadiri oleh banyak instansi dan elemen masyarakat, seperti, KOPASUS, KOSTRAD, Resimen Mahasiswa (MENWA), Dinas Perhubungan (DISHUB), Mahasiswa Pencinta Alam IPB, MAPALA Teknik Trisakti, Pramuka, Karang Taruna dan masyarakat umum warga Ibukota yang peduli dengan keadaan sungai Ciliwung. Upacara ditutup dengan penyerahan tanaman eboni (kayu hitam) secara simbolis oleh Danjen KOPASUS kepada bapak Gubernur DKI Jakarta yang kemudian dilanjutkan doa bersama. Setelah itu para hadirin yang datang melakukan pembersihan dan penanaman yang tersebar di tepi sungai Ciliwung.

Kerja sama

Anggota KOPASUS dan mahasiswa bekerja sama menghijaukan tepi sungai Ciliwung

Sepuluh Mahasiswa pencinta alam IPB (Lawalata IPB) ikut berpartisipasi dalam penanaman pohon dengan 70 anggota KOPASUS batalion Bogor. Kami melakukan penanaman di Dharma 4 yang merupakan salah satu tepi sungai Ciliwung. Sungai di lokasi kami menanam menjadi pemisah antara Jakarta Timur (Cijantung) dengan Jakarta Selatan (Lenteng Agung).

Sebelum menanam pohon, kami memakan makanan ringan yang telah disiapkan panitia. Sebelum bekerja kami harus kenyang agar semangat dalam menanam. Kami berangkat ke lokasi penanaman dengan menggunakan mobil KOPASUS di bawah komando Kolonel Baskoro. Beliau mengajak kami dari kalangan mahasiswa karena menurutnya,”Mahasiswa harus terlibat dalam kegiatan cinta lingkungan agar menjadi lebih tanggap terhadap lingkungan. Sungai Ciliwung mengalir dari bogor sampai Jakarta, oleh karena itu kami warga Bogor harus melihat hilir dari sungai Ciliwung”

Anggota KOPASUS dan mahasiswa bekerja sama menanam pohon

Cuaca saat itu gerimis rintik-rintik, namun tidak membuat semangat kami mengendur. Setelah 5 menit, kami sampai di lokasi penanaman pohon. Bibit dan lubang sudah tersedia sehingga kami hanya perlu memindahkan bibit dari polybag ke dalam lubang, memberikan tanah dan menancapkan ajir sebagai tanda ada bibit yang baru ditanam. Kemudian bibit diikat ke ajir agar bibit dapat terus tegak sampai pohon tumbuh dengan akar yang kuat.

Namun jumlah bibit dengan lubang tidak sama, sehingga kami harus membuat lubang tambahan. Saya dan teman-teman fokus menanam saja, sedangkan KOPASUS ada yang menanam sambil menggali terlebih dahulu, ada yang hanya menggali saja lalu yang menanam pohonnya kami, ada KOPASUS yang tugasnya mengambil bibit-bibit tanaman dan ada juga yang bertugas sebagai dokumentasi kegiatan. Inilah kerja sama antara kami dengan anggota KOPASUS.

Kerja sama dalam penanaman antara anggota KOPASUS dan Lawalata IPB sangat baik sehingga penanaman pohon selesai dengan cepat. Kerja sama memang diperlukan tanpa membedakan umur, status dan jenis kelamin dalam masalah lingkungan. Karena menjaga lingkungan agar asri sudah menjadi tanggung jawab seluruh elemen masyarakat, baik itu mahasiswa dan tentara. Acara ini sangat bermanfaat bagi semuanya, karena tidak hanya menanam pohon saja tetapi kami bisa saling bertukar informasi dengan anggota KOPASUS.

Kami kira anggota KOPASUS orangnya seram karena perawakan tubuh yang besar. Namun mereka dapat bercanda juga, dengan begitu rasa lelah tidak terasa karena kami ‘enjoy’ dalam menanam. Bibit yang kami tanam sebanyak 500 buah bibit sengon (Paraserianthesfalcataria). Kami berharap semoga pohon yang telah kami tanam dapat tumbuh subur sehingga menghijaukan bantaran tepi sungai Ciliwung. Semoga.

Penulis, Emma Rachmawati, Fakultas Kehutanan, Departemen Konservasi Sumber Daya Hutan dan Ekowisata.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: