Antam

Antam Targetkan Tanam 1,25 Juta Pohon Tahun Ini

Sumber: http://antarabogor.com/  10 Maret 2012

Bogor, 10/3 (ANTARA) – PT Antam (Persero) Tbk menargetkan penanaman 1,25 juta pohon di tahun 2012, sebagai bentuk kepedulian perusahaan pertambangan itu terhadap kelestarian lingkungan.

“Antam berkomitmen menjalin kemitraan dengan masyakarat dan lingkungan. Tahun ini kami akan menanam 1,25 juta pohon,” kata Direktur Operasi Antam, Winardi, saat acara “Antam Peduli Lingkungan” di Cisarua, Bogor, Jawa Barat, Sabtu.

Winardi mengatakan, jumlah pohon yang ditanam Antam tahun 2012 akan lebih banyak dibanding tahun 2011 yakni 1.067.122 pohon.

“Ini juga bagian dari dukungan kami terhadap Gerakan Menanam 1 Miliar Pohon yang dicanangkan Kementerian Kehutanan,” tambahnya.

Dalam acara Di Desa Tugu Utara Cisarua tersebut, Antam melakukan penanaman 100.000 pohon sengon, bekerja sama dengan Yayasan Lebah Indonesia.

Program penanaman pohon, kata Winardi, bukan hanya di lahan wilayah tambang, namun juga di areal lainnya, termasuk di kawasan Cisarua yang merupakan hulu Sungai Ciliwung tersebut.

“Kawasan Cisarua-Puncak, Bogor merupakan wilayah titik nol Sungai Ciliwung yang merupakan daerah penyangga perlindungan banjir ke arah Jakarta dan sekitarnya, sehingga diperlukan pemeliharaan lingkungan dengan penanaman pohon di lahan kritis ini,” katanya.

Acara “Antam Peduli Lingkungan” di Cisarua dihadiri oleh Sekjen Kementerian Kehutanan Hadi Daryanto, Wakil Bupati Bogor Karyawan Faturahman dan Ketua Dewan Penasehat Yayasan Lebah Indonesia Suprapto.

Yayasan Lebah dalam program ini membantu Antam dalam penyediaan bibit, penanaman pohon, hingga pemeliharaannya.

“Kami telah menyiapkan petugas yang akan memantau pohon ini agar tetap tumbuh. Jadi kita tidak hanya menanam kemudian ditinggalkan, tapi juga ikut memelihara,” katanya.

Sementara itu, Sekjen Kemenhut Hadi Daryanto menyatakan dukungannya terhadap upaya yang dilakukan Badan Usaha Milik Negara yang bergerak di bidang pertambangan itu dalam pelestarian lingkungan.

“Apalagi daerah hulu Ciliwung ini sangat penting artinya, termasuk untuk lingkungan di ibukota,” katanya.

Namun ia juga mengharapkan, selain penghijauan di daerah hulu, masyarakat di daerah hilir sungai juga harus punya kesadaran yang sama agar upaya pencegahan kerusakan lingkungan ini dapat berjalan dengan baik.

Antam Tanam 100.000 Pohon Pada Wilayah Lahan Kritis Di Cisarua, Bogor 

Sumber: http://www.antam.com/ 12 Maret 2012

Bogor, 12 Maret 2012 – PT ANTAM (Persero) Tbk (Antam; ASX – ATM; IDX – ANTM) pada hari Sabtu, 10 Maret 2012, melakukan penanaman 100.000 pohon pada wilayah lahan kritis di Cisarua, Bogor, Jawa Barat. Seremoni penanaman pohon dihadiri oleh Direktur Operasi Antam, Winardi, Sekjen Kementerian Kehutanan, Dadi Haryanto, Wakil Bupati Bogor, Karyawan Faturahman dan Ketua Dewan Penasehat Yayasan Lebah Indonesia, Suprapto.

Dalam sambutannya, Direktur Operasi Antam, Winardi, mengatakan:

“Program ini merupakan salah satu wujud upaya Antam dalam berpartisipasi aktif dalam pelestarian alam, khususnya penanaman pohon pada lahan kritis. Dengan menerapkan pola partisipatif, Antam berkomitmen untuk menjalin mitra dengan lingkungan dan masyarakat.”

Antam mengalokasikan dana sebesar Rp300 juta dalam program ini, dan jenis pohon yang ditanam adalah pohon sengon (Albazia Falcataria). Dalam kegiatan ini Antam bekerja sama dengan dengan Yayasan Lebah Indonesia (YLI). YLI akan membantu Antam dalam penyediaan bibit, penanaman pohon, hingga pemeliharaanya. Kerjasama ini dilakukan dalam jangka waktu 9 bulan, dan menggandeng masyarakat dalam pelaksanaannya.

Tujuan penanaman ini untuk merehabilitasi lahan kritis guna mengurangi kerusakan lingkungan dan untuk membangun kesadaran masyarakat dalam menanam tanaman pada lahan kosong atau lahan kritis serta lahan tidak produktif dengan jenis tanaman hutan, sehingga mengurangi lahan yang rusak maupun yang kritis.

Kawasan Cisarua-Puncak Bogor merupakan wilayah titik nol Sungai Ciliwung yang merupakan daerah penyangga perlindungan banjir ke arah Jakarta dan sekitarnya, sehingga diperlukan pemeliharaan lingkungan dengan melakukan penanaman pohon di lahan kritis.

Setiap tahun, Antam secara rutin melakukan program CSR di bidang pelestarian alam bagi masyarakat dan di lingkungan di sekitar daerah operasi perusahaan. Sepanjang tahun 2011 Antam telah menanam lebih dari satu juta pohon di sekitar daerah lokasi tambang dan beberapa lahan kritis lainnya.

Antam Tanam 100.000 Sengon di Kawasan Puncak 

Sumber: http://www.isuenergi.com/ 12 Maret 2012

ISUENERGI – Guna merehabilitasi lahan kritis di kawasan Puncak, Bogor, PT Aneka Tambang Tbk (Antam) menanam 100.000 pohon jenis sengon di Cisarua yang merupakan hulu Sungai Ciliwung.

Program itu diresmikan pada Sabtu (10/03/2012) di Desa Tugu Utara, Cisarua. Hadir dalam kesempatan tersebut, Direktur Operasi Antam, Winardi, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Kehutanan, Dadi Haryanto, Wakil Bupati Bogor, Karyawan Faturahman, dan Ketua Dewan Penasehat Yayasan Lebah Indonesia, Suprapto.

Winardi menuturkan, untuk program ini Antam mengalokasikan dana sebesar Rp 300 juta, dengan pola kemitraan partisipatif. Dalam pelaksanaannya Antam menggandeng Yayasan Lebah Indonesia, serta melibatkan masyarakat khususnya kelompok tani di Cisarua. Yayasan
Lebah Indonesia sendiri telah delapan tahun aktif dalam gerakan menanam di Bogor, khususnya di kawasan Puncak yang merupakan titik nol Sungai Ciliwung.

Kerjasama itu, kata Winardi, akan berlangsung selama sembilan bulan. Yayasan Lebah Indonesia membantu Antam menyediakan bibit, menanam pohon, dan memeliharanya. Setelah pohon tumbuh dengan baik, selanjutnya diserahkan ke warga untuk dilestarikan. Penanaman kawasan Puncak ini juga bagian dari gerakan menanam 1 miliar pohon yang telah dicanangkan pemerintah.

“Untuk 2012 ini, Antam menargetkan untuk menanam 1,25 juta pohon,” tandas Winardi.

Setiap tahun, tambahnya, Antam rutin menggelar program Corporate Social Responsibility (CSR) pelestarian alam dan lingkungan. Sepanjang 2011 misalnya, produsen emas, nikel, dan bauksit ini telah menanam 1.067.122 pohon di sekitar lokasi tambangnya, dan lahan kritis
lainnya.

Suprapto menuturkan, kerjasama dengan Antam telah berlangsung sejak Agustus tahun lalu. Diawali dengan penyemaian bibit sengon, dilanjutkan penanaman dan pemeliharaan. Meski yang diprogramkan 100.000 pohon, namun bibit yang disiapkan mencapai 120.000 batang.
Hingga Maret 2012, jumlah sengon yang telah ditanam di Cisarua, telah mencapai 96.000 pohon.

“Jadi yang ditanam dalam peresmian hari ini sebanyak 4.000 pohon adalah sisanya. Kami biasa begitu, kerja dulu baru peresmiannya belakangan,” ungkap Suprapto saat memberikan sambutan.

Tanaman yang dipilih sengon, karena jenis ini mudah tumbuh dan cocok untuk lahan kritis. Dengan demikian, warga akan dengan cepat melihat keberhasilan program menanam ini, dan mau ikut berpartisipasi.

Maklum, ujarnya, sebagian besar lahan di kawasan Puncak saat ini sudah dalam penguasaan pemilik-pemilik villa. Mereka harus dirayu berkali-kali hingga merelakan lahannya ditanami. Setelah sengon yang ditanam tumbuh dengan baik, barulah para pemilik villa itu tertarik
dan bersedia ikut menanam.

“Penanaman lahan kritis di kawasan Puncak yang merupakan hulu Ciliwung ini, akan mencegah banjir ke kawasan Jakarta dan sekitarnya,” jelas Suprapto. (IE-50)

Gandeng YLI, Antam Selamatkan Lahan Kritis

Sumber:http://m.jpnn.com/ 12 Maret 2012  

BOGOR – PT Aneka Tambang Tbk (Antam) membuktikan partisipasi aktifnya melakukan pelestarian alam. Bersama dengan Yayasan Lebah Indonesia (YLI), perusahaan tambang pelat merah itu melakukan penanaman 100.000 pohon pada wilayah lahan kritis di Cisarua, Bogor, Jawa Barat.

Seremoni penanaman pohon dihadiri oleh Direktur Operasi Antam, Winardi, Sekjen Kementerian Kehutanan, Dadi Haryanto, Wakil Bupati Bogor, Karyawan Faturahman dan Ketua Dewan Penasehat Yayasan Lebah Indonesia, Suprapto.

“Program ini merupakan salah satu wujud upaya Antam dalam berpartisipasi aktif dalam pelestarian alam, khususnya penanaman pohon pada lahan kritis. Dengan menerapkan pola partisipatif, Antam berkomitmen untuk menjalin mitra dengan lingkungan dan masyarakat,” kata Winardi dalam rilis yang diterima JPNN, Senin (12/3).

Antam mengalokasikan dana sebesar Rp300 juta dalam program ini, dan jenis pohon yang ditanam adalah pohon sengon (Albazia Falcataria). YLI akan membantu Antam dalam penyediaan bibit, penanaman pohon, hingga pemeliharaanya. Kerjasama ini dilakukan dalam jangka waktu 9 bulan dengan melibatkan masyarakat.

Winardi menambahkan, tujuan penanaman ini untuk merehabilitasi lahan kritis guna mengurangi kerusakan lingkungan dan untuk membangun kesadaran masyarakat dalam menanam tanaman pada lahan kosong atau lahan kritis serta lahan tidak produktif dengan jenis tanaman hutan, sehingga mengurangi lahan yang rusak maupun yang kritis.

Kawasan Cisarua-Puncak Bogor merupakan wilayah titik nol Sungai Ciliwung yang merupakan daerah penyangga perlindungan banjir ke arah Jakarta dan sekitarnya, sehingga diperlukan pemeliharaan lingkungan dengan melakukan penanaman pohon di lahan kritis. (awa/jpnn)

Penanaman lahan kritis DAS Ciliwung Kerjasama PT. Antam (Persero) Tbk – Yayasan Lebah Indonesia (YLI) dan Rencana Kerjasama Riset Aksi Sylva Indonesia – PT. Antam (Persero) Tbk.

Sumber:  http://hilmansky.wordpress.com/  17 Maret 2012 

Bogor, Redaksi Foreg III Sylva Indonesia – Ceremonial Peresmian Program kerjasama rehabilitasi lahan kritis di wilayah titik 0 Ciliwung antara PT. Antam (Persero) Tbk dan Yayasan Lebah Indonesia dilaksanakan di Desa Tugu Utara Kecamatan Cisarua (Puncak) Bogor, 10 Maret 2012. Program ini merupakan komitmen kepedulian lingkungan PT. Antam (Persero) Tbk terhadap upaya rehabilitasi lahan kritis. Menurut penuturan Ir. Winardi, MM selaku Dir. Operasi dalam sambutannya Tahun 2012 ini Antam menargetkan penanaman pohon sebanyak 1.250.000 pohon. Salah satu realisasi program tersebut adalah penghijauan di daerah Cisarua yang digagas bersama Yayasan Lebah Indonesia. Program yang dilaksanakan merupakan upaya Antam sebagai salah satu BUMN Pertambangan dalam wujud nyata mendukung Program OBIT dan kewajiban perusahaan dalam menyalurkan CSR sesuai dengan UU Perseroan Tahun 2007. Pada intinya program ini merupakan bagian yang terpisah dari kewajiban PT Antam Tbk dalam Reklamasi areal bekas tambang karena program ini merupakan alokasi CSR Antam terhadap kepedulian lingkungan dengan sasaran utamanya adalah pada lahan milik masyarakat.

Dalam kesempatan yang sama Suprapto selaku Dewan Penasehat YLI melaporkan bahwa program bantuan dari PT Antam Tbk ini dikelola oleh YLI untuk mewujudkan penghijauan di DAS Ciliwung. Lokasi utama Program ini adalah di 6 (enam) desa yang terdapat di Kecamatan Cisarua yang merupakn titik 0 Ciliwung. Skema program dilaksanakan melalui pembangunan unit pembibitan pada setiap kelompok tani program di 6 (enam) desa tersebut. Unit pemibitan inilah yang akan menyediakan bibit untuk para petani dalam melaksanakan penanaman dilahan masing-masing. Sampai bulan Maret pada saat peresmian program, YLI melaporkan sebanyak 96.000 pohon dari total target sebanyak 100.000 pohon sudah tertanam. Adapun jenis pohon yang dominan adalah komoditas kayu rakyat seperti sengon. Program ini akan terus berlanjut sampai target 100.000 pohon tertanam di lokasi program, yang kemudian akan dilanjutkan dengan pemeliharaan tanaman ,monev serta pendampingan terhadap masyarakat supaya bisa dipastikan program ini berhasil dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Wakil Bupati Bogor Karyawan Fatturachman menyampaikan ajakan dan pesan kepada seluruh masyarakat Bogor untuk berperan aktif dalam upaya pelestarian alam di Kabupaten Bogor. Wabup juga menyampaikan bahwa secara historis masyarakat Bogor mempunyai nilai dan budaya kepedulian yang tinggi terhadap lingkungan. Nilai dan budaya masyarakat Bogor yang melekat ini bisa dijadikan modal utama dalam mendukung upaya pelestarian alam di Kabupaten Bogor. Secara nilai religi upaya melesatrikan lingkungan adalah bentuk rasa syukur dalam menjaga amanah dan karunia Tuhan Yang Maha Esa. Sementara Sekjend Kemenhut RI Hadi Daryanto mengapresiasi sinergitas antara YLI, PT.Antam Tbk, serta Pemkab Bogor dalam upaya mendukung program pemerintah. Harapannya sinergitas dan semangat kepedulian terhadap lingkungan ini bisa tetap terjaga untuk mensukseskan Program OBIT.

Selain perwakilan dari Kemenhut dan Pemkab hadir juga perwakilan dari Kodim, Polsek, Muspika, Masyarkat setempat, dan perwakilan Foreg III Sylva Indonesia. Foreg III Sylva Indonesia sendiri mempunyai gagasan dan program Rehabilitasi Lahan Berbasis Pengembangan Hutan Rakyat. Rencananya program yang digagas Foreg III Sylva Indonesia ini juga akan menggandeng PT. Antam Tbk sebagai mitra program. Untuk lokasi program sedang dalam pembahasan bersama antar kedua belah pihak tetapi pastinya dilaksanakan di daerah Bogor. Ahmad A. Hilman Penanggung Jawab Foreg III Sylva Indonesia menjelaskan bahwa rencana program tersebut sebenarnya dicanangkan di beberapa lokasi yang berada di Propinsi Jawa Barat karena secara organisasi Foreg III Sylva Indonesia adalah koordinator Pengurus Cabang Sylva Indonesia yang ada pada perguruan tinggi kehutanan yang berada di wilayah Jawa Barat dan Kalimantan Barat. Dengan 4 PC terdapat di Jawa Barat sangat dimungkinkan program dilaksanakan di lokasi PC tersebut berada, tetapi untuk awalan Bogor dicanangkan sebagai lokasi pertama sasaran pelaksanaan program yang pelaksanaaan teknisnya akan dikelola oleh PC UNB dan PC IPB.

Sementara Anggiana Ginanjar A selaku Sekretaris Eksekutif Program Rehabilitasi Lahan Berbasis Pengembangan Hutan Rakyat menjelaskan bahwa dalam hal ini Sylva Indonesia membangun sebuah gagasan dengan bercermin dari pesatnya perkembangan Hutan Rakyat di Pulau Jawa. Pesatnya perkembangan hutan rakyat khususnya di Jawa dapat dijadikan pembelajaran bersama bahwa oleh adanya insentif ekonomi yang didapat oleh para petani penggiat hutan rakyat serta terbukanya pasar untuk hasil hutan rakyat baik kayu maupun non kayu semakin mengutakan motivasi masyarakat untuk menanaman pohon dan berbudidaya tanaman hutan rakyat. Berarti secara langsung maupun tidak langsung hutan rakyat dapat mengakomodir partisipasi dan peranan aktif masyarakat dalam upaya rehabilitasi lahan khusunya pada lahan milik. Gagasan utama program ini juga merupakan upaya Sylva Indonesia dalam penguatan kapasitas mahasiswa kehutanan serta pengembangan gagasan dan saluran implementasi gagasan melalui sebuah riset aksi pemberdayaan masyarakat berlandaskan Tri Dharma Perguruan Tinggi dan meletakan kerangka berpikir afirmative (berpihak) yang berdasarkan landasan konstitusi.

Di Hulu Ciliwung Antam Menanam

Sumber: http://www.bumntrack.com/  10 April 2012 

PT Antam (Persero) Tbk melakukan seremoni tuntasnya penanaman 100 ribu pohon pada wilayah lahan kritis di Cisarua, Bogor, Jawa Barat, pertengahan Maret alu. Pada kesempatan itu hadir Direktur Operasi Antam, Winardi, Sekjen Kementerian Kehutanan, Dadi Haryanto, Wakil Bupati Bogor, Karyawan Faturahman dan Ketua Dewan Penasehat Yayasan Lebah Indonesia, Suprapto.

Direktur Operasi Antam, Winardi, mengatakan, program ini merupakan salah satu wujud upaya Antam dalam berpartisipasi aktif dalam pelestarian alam, khususnya penanaman pohon pada lahan kritis. “Dengan menerapkan pola partisipatif, Antam berkomitmen untuk menjalin mitra dengan lingkungan dan masyarakat,” kata dia. Tahun 2011, Antam sudah menanam lebih dari 1 juta pohon di areal tambang miliknya.

Antam mengalokasikan dana sebesar Rp 300 juta dalam program ini. Adapun jenis pohon yang ditanam adalah pohon sengon (Albazia Falcataria). Dalam kegiatan ini Antam bekerja sama dengan Yayasan Lebah Indonesia (YLI). YLI akan membantu Antam dalam penyediaan bibit, penanaman pohon, hingga pemeliharaanya. Kerjasama ini dilakukan dalam jangka waktu 9 bulan, dan menggandeng masyarakat dalam pelaksanaannya. “Sengaja dipilih pohon sengon dengan alasan biar cepat tumbuh,” ujar Suprapto.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: