Komunitas Ciliwung BojongGede

KPC Ajak Masyarakat Nimbrung di Ciliwung

Sumber: http://antarabogor.com/  12 Desember 2011

Bogor, 12/12 (ANTARA) – Komunitas Peduli Ciliwung (KPC) Bojong Gede, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, menggelar kegiatan nimbrung Ciliwung yang diikuti sekitar 50 orang peserta dari berbagai kalangan.

Acara yang diisi dengan kegiatan ekowisata dan memulung sampah Sungai Ciliwung melibatkan anggota komunitas, masyarakat dan anak-anak ini berlangsung di hutan bambu Desa Gelonggong, Kecamatan Bojong Gede, Kabupaten Bogor Jawa Barat, Minggu.

“Kita ingin mengenalkan kepada masyarakat bahwa Ciliwung ini bukan tempat sampah. Dengan menjaga Ciliwung bebas dari sampah maka kita bisa melakukan kegiatan-kegiatan wisata seperti berenang, bermain air dengan ban sambil belajar pendidikan lingkungan maupun konservasi,” kata Ketua KPC Bojong Gede, Udin.

Udin mengatakan, kegiatan ini merupakan rangkaian dari Komunitas Ciliwung yang kegiatan awalnya dimulai dari Komunitas Ciliwung Condet tepatnya di kawasan Balai Kambang, Condet, Jakarta Timur .

Dalam kegiatan tersebut, para peserta diajak melihat situasi dan kondisi Sungai Ciliwung saat ini. Dilengkapi dengan baju pelampung, peserta dipersilakan menyusuri sungai sambil berenang.

Selain mengamati, peserta juga diajak untuk memungut sampah dan membersihkan kawasan pinggir Sungai Ciliwung dari sejumlah sampah-sampah yang menempel di sepanjang pinggir sungai sejauh 200 meter.

Udin mengatakan, kondisi Sungai Ciliwung di wilayah Bojong Gede masih terawat dengan adanya hutan bambu yang sudah ada sejak jaman Belanda.

Menurut Udin, keberadaan hutan bambu di sepanjang Sungai Ciliwung di wilayah Bojong Gede menyelamatkan sebagian wilayah pinggir sungai dari longsor.

Tidak hanya itu saja, keberadaan hutan bambu turut membantu masyarakat setempat yang hidup dari menjual bambu.

“Namun, tidak semua terselamatkan. Beberapa wilayah yang hutan bambunya sudah ditebangi menjadi rusak dan rawan longsor. Karena banyaknya pembangunan rumah saat ini,” kata Udin.

Oleh karena itu, melalui kegiatan ini lanjut Udin, pihaknya ingin mengajak masyarakat sekitar untuk sama-sama peduli dengan Sungai Ciliwung.

Kepedulian yang diharapkan, masyarakat bisa menjaga Ciliwung dengan tidak membuang sampah di sungai.

Aksi “Nimbrung Ciliwung” diikuti sejumlah warga dari daerah Condet. Sejumlah ibu-ibu datang bersama anak-anaknya. Mereka menyempatkan diri mandi dan bermain air di Sungai Ciliwung.

Menurut Ratna (35) salah satu ibu yang hadir bersama dua anaknya, air di Sungai Ciliwung di wilayah Bojong Gede masih lumayan bagus di banding di daerahnya di Condet.

“Airnya masih bagus, bisa dibuat mandi dan tidak bau. Sungainya juga tidak banyak sampah. Beda di Condet, airnya sudah “butek” dan bau. Tidak bisa dibuat mandi,” katanya.

Kegiatan tersebut juga diikuti sejumlah komunitas peduli lingkungan dari wilayah Bogor dan Jakarta seperti KPC Condet, KPC Bogor, Kanvas Dogeng Club, Green Camp Halimun dan Transformasi Hijau.

Laily R

Komunitas Ciliwung BojongGede

Link facebook 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: