Masyarakat Cinta Bogor

MCB Ingin Benahi Sampah Ciliwung

Sumber: http://kotahujan.com/ 15 December 2011

Pajajaran|Kotahujan.com–Dalam rangka aksi kepedulian terhadap Lingkungan, Masyarakat Cinta Bogor (MCB) berkeinginan turut berpartisipasi benahi persoalan sampah sungai Ciliwung. Keinginan yang serupa dengan inisiatif Komunitas Peduli Ciliwung (KPC) mulung sampah yang berada di Sungai Ciliwung. Saat ini, MCB sendiri telah melakukan pembenahan sampah-sampah yang berasal dari sampah rumah tangga untuk diolah agar menjadi sampah yang bermafaat bagi masyarakat. Tercatat 6 Kecamatan yang ada di Kota Bogor telah didata dan dilakukan pelatihan tentang pengolahan sampah rumah tangga menjadi sampah yang bernilai ekonomi.

Terkait sampah yang ada di Sungai, MCB sendiri menyatakan akan bekerjasama dengan siapapun yang mempedulikan tentang lingkungan. Terlebih di Kota Bogor yang merupakan kota penyangga Ibu Kota Jakarta. “Kepedulian kita tidak terbatas, siapapun yang peduli terhadap Ciliwung dan kebersihan kota, kita akan menyambut baik untuk bekerjasama,” Ujar Bagus Karyanegara Ketua MCB kepada kotahujan.com saat melakukan Konferensi Pres di De Leuit Resto, Jalan Pajajaran, Kamis (15/12)

Bagus menerangkan, tentang pengolahan sampah menjadi barang beranfaat bagi masyarakat bisa mengurangi tingginya masyarakat yang membuang sampah di sungai. Dia juga menerangkan nantinya tiap kecamatan yang sudah didata akan diadakan bank sampah supaya masyarakat bisa memanfaatkan dan mendapat keuntungan dari sampah yang mereka hasilkan setiap harinya.

“Kalau buang sampah ke sungai yang ada menimbulkan folusi air dan banjir di Jakarta. Jadi kalau sampahnya mereka olah, mereka bisa mendapat keuntungan sendiri,” tandas Bagus.

Ide membuat penampungan pengolahan sampah sendiri dilandasi pada tahun 2013 nanti penggunaan bak-bak sampah yang ada di wilayah itu sudah tidak diperbolehkan karena mengganggu ketertiban umum. Sehingga timbullah ide untuk mengolah sampah dengan mengadakan bank sampah.

“Kalau buang sampah mereka tidak punya pendapatan, tetapi kalau sampahnya diolah mereka bisa mendapatkan keuntungan,” sambung Bagus.

Selain itu, Lanjut Bagus, Pihak MCB sendiri dalam rangka aksi kepedulian terhadap lingkungan (MCB) akan melakukan kegiatan Tanam 5000 pohon, Minggu (18/12) mendatang, di Kecamatan Taman Sari, Kabupaten Bogor. Aksi ini adalah wujud dari kepedulian MCB terhadap lingkungan Bogor Khususnya di wilayah daerah.

Laporan : R Maeilana

MCB Ajak Masyarakat Peduli Sungai Ciliwung

Sumber: http://www.kabarpublik.com/ 22 January 2012

BogorKota (KabarPublik) – Aksi Kepedulian Masyarakat Cinta Bogor (MCB) terhadap lingkungan kembali dilakukan, kali ini MCB menggandeng warga Kampung Katulampa, Kelurahan Katulampa, Kecamatan Bogor Timur untuk bergotong royong membersihkan sampah yang ada di sepanjang bantaran sungai Ciliwung, Minggu (22/1/2012).

Warga kelurahan Katulampa, yakni RW 09 dan 10, Minggu pagi terlihat bahu membahu membersihkan sampah yang ada di bantaran sungai Ciliwung. Hal tersebut terlaksana berkat peran serta MCB yang mendorong seluruh lapisan masyarakat agar terus peduli terhadap lingkungan, khususnya sampah dibantaran sungai karena bisa berdampak terjadinya musibah banjir yang disebabkan tumpukan sampah.

“Kami sangat peduli terhadap kelestarian lingkungan hidup, dan kali ini bekerjasama dengan warga kelurahan katulampa, untuk melakukan aksi bersih dibantaran sungai Ciliwung,” ujar Ketua MCB Bagus Karyanegara.

Menurut dia,menjaga kebersihan sepanjang bantaran sungai,sangatlah penting guna mencegah terjadinya musibah banjir, baik dikota bogor maupun ibu kota jakarta yang menjadi langganan banjir kiriman dari Bogor.

“Akibat tumpukan sampah, kota Bogor pun selalu mengalami kebanjiran,oleh karena itu saya mengajak seluruh komponen masyarakkat agar peduli terhadap kebersihan,dan dalam waktu dekat MCB akan melakukan penanaman pohon dibeberapa kecamatan yang ada di Kota Bogor demi terciptanya keasrian dan keindahan kota yang menjadi kebanggaan masyarakat Bogor,” tandasnya.

Sementara itu, Sudrajat (33) salah seorang warga Kp Katulampa, Kelurahan Katulampa mengatakan, “Kami sangat berterima kasih kepada MCB yang telah mengajak masyarakat peduli lingkungan, karena selain kebersihan dibantaran sungai ini dapat mencegah terjadinya banjir, juga bermanfaat bagi warga sekitar yang menggunakan aliran sungai untuk kebutuhan sehari-hari,” ungkapnya.

Selain mengajak lapisan masyarakat dibantaran sungai ciliwung melakukan aksi bersih, MCB pun membangun sebuah tempat Mandi Cuci Kakus (MCK) bagi warga sekitar. (Rifai)

100 Karung Sampah Terkumpul di Ciliwung 

Sumber: http://www.mediaindonesia.com/ 23 Januari 2012 

BOGOR–MICOM: Sedikitnya 100 karung sampah terkumpul dalam aksi peduli lingkungan yang digelar Masyarakat Cinta Bogor (MCB) di sekitar Bendung Katulampa, Kota Bogor, Jawa Barat.

Aksi peduli lingkungan diikuti oleh sejumlah warga, anggota MCB, anggota DPRD dan budayawan Sunda, berlangsung Minggu pagi mulai dari pukul 08.30 WIB hingga 11.00 WIB.

Dalam waktu kurang lebih tiga jam, sampah yang terkumpul dalam aksi tersebut lebih dari 100 karung di mana masing-masing karung memiliki berat isi 50 kilogram.

“Tadi kita siapkan 100 karung, tapi kurang. Karena sampahnya cukup banyak. Ini sudah ditambah sekitar 50 karung lagi dari warga, dan satu bungkus plastik khusus sampah dari pihak Bendungan,” kata Ketua MCB Bagus Karyanegara.

Ia menyebutkan, aksi peduli lingkungan digelar sejauh 1,5 kilometer dari pintu Bendung Katulampa. Sampah-sampah yang terkumpul terdiri dari sampah organik dan anorganik. Sampah-sampah ini, lanjut Bagus, akan dikumpulkan dan dibuang ke tempat pembuangan akhir sampah yang dibantu oleh Dinas Kebersihan setempat.

Menurut Ketua RT 04, Dwi Cahyo, sampah-sampah yang ada disekitar sungai selain berasal dari wilayah hulu, juga berasal dari lingkungan masyarakatnya. Diakuinya bahwa warganya masih terbiasa membuang sampah ke sungai karena tidak memiliki tempat pembuangan sampah. “Di sini belum ada tempat pembuangan sampah, warga membuang sampah dengan cara membakar dan membuang ke sungai,” katanya.

Dwi menyebutkan, selama ini di wilayahnya belum terjangkau oleh mobil pengangkut sampah dari Dinas Kebersihan Kota Bogor. Mobil operasional sampah hanya beroperasi hingga pemukiman perumahan yang berjarak sekitar 2 kilometer dari wilayanya.

“Mobil sampah cuma sampai perumahan saja. Di sini tidak terjangkau. Jadi warga dari RW 8 dan RW 10 membuang sampah ada yang ke sungai,” katanya.

Dwi berharap dengan kegiatan yang dilakukan MCB dapat mencarikan solusi bagi pihaknya untuk mengatasi masalah sampah.

Pelaksana Harian Bendung Katulampa, Andi Sudirman, mengatakan, keberadaan sampah dapat menganggu stabilitas sungai dan menyebabkan banjir. Sampah-sampah tersebut menyebabkan pendangkalan sungai dan penyumbatan di pintu air dan saluran irigasi.

“Sampah-sampah ini juga merusak permadangan sungai yang harusnya terlihat bersih tapi kotor karena sampah,” katanya.

Andi menyebutkan, pihaknya secara rutin setiap dua kali sepekan menggelar bakti sosial bersih-bersih pinggiran sungan dan memungut sampah-sampah yang ada di sungai.

“Kalau tidak musim hujan, kegiatan bersih-berih bisa sebulan dua kali. Tapi kalau musim hujan, satu pekan bisa empat kali,” katanya. (Ant/OL-2)

Ratusan Anggota MCB Bersihkan Bendung Katulampa

Sumber: http://www.bogornews.com/ 23 Januari 2012 

BOGORnews ::: Sedikitnya 150 orang yang terdiri dari anggota Masyarakat Cinta Bogor (MCB), Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kota Bogor dan warga RW 09 RW 10, Kelurahan Katulampa melakukan aksi kebersihan sungai Ciliwung sekitar bendung Katulampa Kelurahan Katulampa Kecamatan Bogor Timur, Minggu (22/1/2012).

Aksi kebersihan yang digagas MCB dimulai sekitar pukul 08.00 wib hingga pukul 12.00 wib dipimpin langsung Ketua MCB H. Bagus Karyanegara. Dalam aksi kebersihan anggota MCB, Tagana, dan warga memunguti sampah-sampah yang bisa menyumbat aliran sungai Ciliwung.

Ketua MCB H. Bagus Karyanegara mengatalan, kegiatan menbersihkan sungai Ciliwung difokuskan di sekitar bendungan Katulampa dari hulu hingga ke hilir sepanpang kurang lebih satu kilometer. “ Ini wujud nyata program MCB untuk menjaga lingkungan, khususnya yang berkenaan air, “ kata Bagus.

Seperti diketahui bendung Katulampa setiap musim penghujan menjadi selalu sorotan dan barometer kewaspadaan terhadap jumlah air yang mengalir ke wilayah Jakarta. “ Kami berharap dengan aksi kebersihan seperti ini kondisi sungai Ciliwung tetap bersih mulai dari hulu hingga hilir, sehingga arus air yang mengalir tetap lancar,”paparnya.

Selain itu dia berharap agar kebiasaan ini dilakukan secara kontinyu baik oleh kelompok atau komunitas pecinta lingkungan, masyarakat sekitar maupun yang lainnya, karena sungai Ciliwung tidak saja milik masyarakat Bogor tetapi sudah milik bersama. “Ini langkah awal MCB, yang diharapkan bisa diikuti oleh Komunitas – Komunitas lainnya, “ ujar Bagus yang juga menjabat Ketua HPI (Himpunan Prtamuwisata Indonesia) Kota Bogor.

Ketua MCB Bagus Karyanegara juga sangat mengapresiasi berbagai kegiatan yang menyangkut kebersihan sungai Ciliwung, seperti yang rutin dilakukan Komunitas Peduli Ciliwung (KPC).

Sementara selaku Ketua HPI Kota Bogor, Bagus melihat ada potensi wisata air yang bisa dijadikan sebagai obyek wisata. “ Sungai Ciliwung sekitar Bendung Katulampa sangat bagus menjadi objek wisata seperti arung jeram, “ katanya.

Sementara itu Penjaga Bendungan Katulampa, Andi Sudirman menghargai langkah yang digagas MCB dalam membersihkan hulu sungai Ciliwung sepanjang 1 KM tersebut.

Dia berharap kegiatan tersebut bisa menginspirasi komunitas lainnya dalam menjaga kebersihan Sungai Ciliwung. Sedangkan, mengenai obyek wisata seperti yang diutarakan Ketua HPI dan juga Ketua MCB, Bagus Karyanegara, dia menyatakan persetujuannya.

“Kondisi sungai Ciliwung yang dimaksudkan Pak Bagus bisa diatur debitnya dalam keaadan aman dan dahulu pun pernah dijadikan obyek wisata arung jeram, namun karena kurang koordinasi, menghilang entah kemana. Mungkin perlu sebuah organisasi yang mengatur secara profesional,”tegasnya.

Selain mengadakan gerakan kebersihan, MCB juga memperbaiki MCK dan tempat mengambil air wudhu yang lokasinya tepat di depan Masjid Nurul Ihklas tidak jauh dari Bendung Katulampa. (iso)

Jaga Arus Air, Bendung Katulampa Dibersihkan

Sumber: http://ekonomi.inilah.com/  23 Januari 2012 

INILAH.COM, Bogor – Kepedulian terhadap lingkungan, diperlihatkan Anggota Masyarakat Cinta Bogor (MCB) dan Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kota Bogor. Dibantu masyarakat RT 09/10 Kelurahan Katulampa Bogor Timur, mereka membersihkan sampah yang menyumbat aliran Sungai Ciliwung, sekitar bendung Katulampa Kelurahan Katulampa Kecamatan Bogor Timur, baru-baru ini.

Dalam aksi kebersihan anggota MCB, Tagana, dan warga memunguti sampah-sampah yang bisa menyumbat aliran sungai Ciliwung. Ketua MCB H Bagus Karyanegara mengatakan, kegiatan membersihkan sungai Ciliwung difokuskan di sekitar bendungan Katulampa dari hulu hingga ke hilir sepanjang kurang lebih satu kilometer.

“Ini wujud nyata program MCB untuk menjaga lingkungan, khususnya yang berkenaan air,” ujar Bagus.

Bendung Katulampa setiap musim penghujan menjadi selalu sorotan dan barometer kewaspadaan terhadap jumlah air yang mengalir ke wilayah Jakarta. “Kami berharap dengan aksi kebersihan seperti ini kondisi sungai Ciliwung tetap bersih mulai dari hulu hingga hilir, sehingga arus air yang mengalir tetap lancar,” paparnya.

Bagus berharap agar kebiasaan ini dilakukan secara kontinyu baik oleh kelompok atau komunitas pecinta lingkungan, masyarakat sekitar maupun yang lainnya, karena sungai Ciliwung tidak saja milik masyarakat Bogor tetapi sudah milik bersama. “Ini langkah awal MCB, yang diharapkan bisa diikuti oleh komunitas-Komunitas lainnya,” ujarnya.

Penjaga Bendungan Katulampa Andi Sudirman, menghargai langkah yang digagas MCB dalam membersihkan hulu sungai Ciliwung sepanjang satu kilometer tersebut. Kegiatan seperti ini bisa menjadi inspirasi komunitas lain untuk turut serta menjaga kebersihan sungai Ciliwung.

“Sebenarnya Sungai Ciliwung ini bisa juga menjadi obyek wisata arung jeram. Sebab debit air bisa diatur sehingga dijamin aman bagi wisatawan arung jeram. Dulu juga sempat ada, wisata arung jeram tetapi karena tidak ada koordinasi sekarang sudah tidak ada lagi,” tutur Andi.[ang]

MCB : Gelar Aksi Kebersihan Sungai Ciliwung 

Sumber:http://wartapedia.com/ 24 January 2012 

Dalam aksi kebersihan anggota MCB, Tagana, dan warga memunguti sampah-sampah yang bisa menyumbat aliran sungai Ciliwung

BOGOR – Aksi kebersihan sungai Ciliwung kembali digelar oleh Masyarakat Cinta Bogor (MCB), pada hari minggu (22/1) lalu, sekitar pukul 08.00 wib hingga pukul 12.00 wib dipimpin langsung Ketua MCB H. Bagus Karyanegara

Aksi kebersihan ini dilakukan di sekitar bendung Katulampa Kelurahan Katulampa Kecamatan Bogor Timur dan diikuti oleh sedikitnya 150 orang yang terdiri dari anggota MCB, Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kota Bogor dan warga RW 09 RW 10

Dalam aksi kebersihan anggota MCB, Tagana, dan warga memunguti sampah-sampah yang bisa menyumbat aliran sungai Ciliwung.

“Kegiatan menbersihkan sungai Ciliwung difokuskan di sekitar bendungan Katulampa dari hulu hingga ke hilir sepanpang kurang lebih satu kilometer” Ujar Ketua MCB H. Bagus Karyanegara, Seperti dilansir laman Kotabogor.

“Ini wujud nyata program MCB untuk menjaga lingkungan, khususnya yang berkenaan air, “ kata Bagus.

Seperti diketahui bendung Katulampa setiap musim penghujan menjadi selalu sorotan dan barometer kewaspadaan terhadap jumlah air yang mengalir ke wilayah Jakarta.

“Kami berharap dengan aksi kebersihan seperti ini kondisi sungai Ciliwung tetap bersih mulai dari hulu hingga hilir, sehingga arus air yang mengalir tetap lancar,”paparnya.

“Ini langkah awal MCB, yang diharapkan bisa diikuti oleh Komunitas – Komunitas lainnya, “ ujar Bagus yang juga menjabat Ketua HPI (Himpunan Prtamuwisata Indonesia) Kota Bogor.

Sementara selaku Ketua HPI Kota Bogor, Bagus melihat ada potensi wisata air yang bisa dijadikan sebagai obyek wisata.

“ Sungai Ciliwung sekitar Bendung Katulampa sangat bagus menjadi objek wisata seperti arung jeram, “ katanya.

Selain mengadakan gerakan kebersihan, MCB juga memperbaiki MCK dan tempat mengambil air wudhu yang lokasinya tepat di depan Masjid Nurul Ihklas tidak jauh dari Bendung Katulampa. (c8/lik)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: