Menteri Lingkungan Hidup

Menteri LH Kampanye ‘Polisi Ciliwung’ di Bantaran Kali

Syarifah Nur Aida – detikNews

Sumber: http://news.detik.com/ 5 Maret 2013

barthkambuayamenterilhciliwungd

Barth Kambuaya tanam pohon di bantaran Kali Ciliwung (Foto: Syarifah/detikcom)

Jakarta – Banjir kiriman melanda DKI Jakarta pada Selasa (5/3/2013) dini hari. Warga bantaran Sungai Ciliwung pun kebanjiran. Banjir ini bertepatan dengan Menteri Lingkungan Hidup Balthasar Kambuaya yang berkampanye bersih-bersih di Kali Ciliwung.

Kampanye ini diadakan dalam Aksi Masyarakat untuk Ciliwung, di pinggir Sungai Ciliwung, Jalan MT Haryono, Jakarta, Selasa (5/3/2013). Barth, demikian sapaan akrab Pak Menteri, terlihat berkeliling bantaran kali, meninjau stand daur ulang sampah, hingga menanam pohon. Barth menanam pohon cempedak di bantaran kali itu yang digawangi oleh Komunitas Lingkungan DAS Ciliwung.

Barth juga berpesan bahwa sampah bisa didaur ulang dan hasilnya bisa menambah pendapatan warga.

“Bank sampah menjadi prioritas kami. Tidak hanya untuk kebersihan dan banjir, tapi juga bisa mendorong ekonomi pekerja. Kota yang ingin dapat Adipura, salah satu poinnya adalah bank sampah,” ucap Barth.

Acara ini sekaligus memperkenalkan ‘Polisi Ciliwung’, kumpulan organisasi masyarakat yang bertugas menjaga Ciliwung agar bebas dari masyarakat yang membuang sampah. ‘Polisi Ciliwung’ ini nantinya akan berpatroli di sepanjang aliran Sungai Ciliwung.

Acara ini sekaligus memperkenalkan ‘Polisi Ciliwung’, kumpulan organisasi masyarakat yang bertugas menjaga Ciliwung agar bebas dari masyarakat yang membuang sampah. ‘Polisi Ciliwung’ ini nantinya akan berpatroli di sepanjang aliran Sungai Ciliwung.

Gerakan masyarakat semacam ‘Polisi Ciliwung’ ini, menurut Barth, adalah solusi bagi Ciliwung yang bersih.

“Kalau cuma mengharap pejabat duduk di kantor saja, sampai kiamat pun masalah banjir tidak akan selesai. Kita perlu gerakan massal, seperti Gerakan Ciliwung Bersih, ‘Polisi Ciliwung’ ini, karena mereka yang langsung turun tangan bekerja membersihkan Ciliwung,” pesan Barth.

Sementara Ketua Gerakan Ciliwung Bersih Erna Witoelar meminta masyarakat jangan melulu menyalahkan warga yang tinggal di bantaran kali.

“Jangan selamanya masyarakat di bantaran kali disalahkan soal banjir. Seperti kami ini, kami bergerak langsung untuk membuat Ciliwung lebih bersih,” kata istri dari mantan Menteri LH Rachmat Witoelar ini.

Erna menyebut, gerakan menanam pohon di sepanjang sungai bertujuan untuk resapan air. Selain menanam pohon, Erna juga mendukung gerakan ‘Bank Sampah’, yakni pengelolaan sampah secara terpadu.  (nwk/nrl)

Menurunnya Kualitas Sungai Ciliwung

Menteri Berth Khawatir Penurunan Kualitas Sungai Ciliwung

uploads--1--2013--03--12260-berth-kambuaya-menteri-lingkungan-hidup-akan-upayakan-penyelamatan-penurunan

Balthasar (Foto: dok. spesial)

Sumber: http://www.lensaindonesia.com/  05 Maret 2013 

LENSAINDONESIA.COM: Menteri Lingkungan Hidup, Balthasar Kambuaya, khawatir terhadap penurunan kualitas Sungai Ciliwung. Dia akan mengupayakan beragam program berupa pendekatan peningkatan kesadaran masyarakat dan pemangku kepentingan dalam upaya penyelamatan lingkungan Sungai Ciliwung.

“Penurunan kualitas Sungai Ciliwung sudah memprihatinkan dan kita harus segera bergerak serta bertindak cepat,” ujar Berth, panggilan akrab Menteri Lingkungan Hidup, di Komunitas DAS Ciliwung MAT PECI (Masyarakat Peduli Ciliwung), Cawang, Jakarta Timur, Selasa (5/3/2013).

Baca juga: Menteri LH Resmikan Super Depo Sutorejo dan Pusarpedal Sanggup Sajikan Data Akurat

Berth pun menginginkan adanya tindakan yang dilakukan sinergis antara masyarakat dan pemangku kepentingan dalam penyelamatan Sungai Ciliwung.

“Upaya penyelamatan Sungai Ciliwung harus dilakukan oleh semua pemangku kepentingan, baik oleh pemerintah pusat dan daerah, dunia usaha, maupun masyarakat, para penggiat lingkungan,” ucap Menteri Lingkungan Hidup lagi.

Dalam perencanaan pengaturan Daerah Aliran Sungai (DAS) Sungai Ciliwung, Kementerian Lingkungan Hidup akan bekerja sama dengan Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Kehutanan, dan Kementrian Pertanian. Mereka telah melakukan berbagai kegiatan percontohan pemulihan kualitas lingkungan DAS Ciliwung secara terpadu. Contohnya adalah pembatasan nilai kualitas air sungai sebagai pemersatu kegiatan antar sektor dan daerah.

Sungai Ciliwung sendiri adalah satu dari 13 sungai prioritas nasional 2010-2014. Sungai Ciliwung mengalami tekanan beban pencemaran yang tinggi dibanding sungai-sungai lain di Pulau Jawa. Diperkirakan, sekitar 80 persen air kali Ciliwung telah tercemar akibat Air limbah domestik. Sementara itu, sisanya berasal dari usaha skala kecil (peternakan dan pertanian) dan kegiatan industri. @priokustiadi/andrian

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: