Depok

September 2011

Pramuka Depok Bersihkan Kali Ciliwung

Andy Riza Hidayat | Robert Adhi Ksp

Sumber:http://nasional.kompas.com/ 24 September 2011 

Andy Riza Hidayat/KOMPAS
Anggota pramuka Depok membersihkan Kali Ciliwung dari tumpukan sampah di Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depk, Sabtu (24/9/2011).

DEPOK, KOMPAS.com – Anggota gerakan pramuka Depok beserta aparat Pemerintah Kota Depok membersihan Kali Ciliwung dari tumpukan sampah di bantaran dan di aliran sungai. Mereka mengumpulkan sampah yang kemudian diangkut satuan tugas banjir Kota Depok.

“Sampah di Ciliwung banyak sekali. Ini harus dibersihkan, apalagi menjelang musim hujan. Jika tidak, maka bahaya banjir semakin mengancam” kata Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Depok Sariyo Sabani, Sabtu (24/9/2011) di lokasi pembersihan Kali Ciliwung di Depok.

Selain sejumlah aparat pemerintah, kegiatan ini diikuti sekitar 100 anggota pramuka dari seluruh wilayah di Depok. Kegiatan berlangsung sejak pukul 08.00 sampai saat ini masih berlangsung.

Kegiatan bersih-bersih kali dipusatkan di sekitar Jembatan Panus, tepatnya di sekitar tempat pemantauan ketinggian permukaan air kali. Hadir dalam acara ini Wakil Wali Kota M Idris Abdul Shomad dan Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Depok Rahmat Subagyo, Komandan Satuan Tugas Banjir Sadar.

Antisipasi Banjir, Pemerintah Depok Bersihkan Sampah di Sungai Ciliwung 

Sumber: http://www.tempo.co/ 24 September 2011 

TEMPO.CO, Depok – Pemerintah Kota Depok bersama Satuan Tugas Banjir Kota Depok, Badan Lingkungan Hidup Kota Depok, dan Pramuka Kwartir Cabang Kota Depok, melakukan kegiatan membersihkan sampah di Sungai Ciliwung, tepatnya di bawah Jembatan Panus, Kecamatan Pancoranmas, Depok.

“Program kali bersih ini untuk mengantisipasi banjir karena bulan Oktober diprediksikan sudah memasuki musim hujan,” kata Wakil Wali Kota Depok Idris Abdul Somad, Sabtu, 24 September 2011. Berdasarkan pantauan, sampah yang berada di bawah Jembatan Panus memang cukup banyak. Kasur, plastik, styrofoam, dan kayu, terlihat menumpuk menghalangi arus air.

Banyaknya sampah tersebut, kata Idris, diakibatkan belum sadarnya masyarakat untuk tidak membuang sampah ke sungai. “Memang kondisinya sudah parah. Program ini bukan segala-galanya, tapi setidaknya bisa mengurangi volume sampah,” ungkapnya.

Idris mengatakan kegiatan tersebut akan dilakukan secara rutin hingga tahun 2012. Selain itu, pihaknya saat ini juga tengah menyusun peraturan daerah tentang sampah. “Draft-nya sudah 80 persen, akan dikaji dengan dinas terkait. Tahun 2012 akan diajukan ke Dewan,” katanya

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Ketua Badan Lingkungan Hidup Kota Depok Rahmat Subagjo menyangkal jika kondisi kadar pencemaran air di Sungai Ciliwung di Kota Depok sudah parah
“Di sini masih bagus. Berdasarkan penelitian kami, tidak ditemukan kadar B3. Pencemaran hanya ditemukan dari limbah rumah tangga dan organik,” katanya ANGGA SUKMA WIJAYA

Anggota Gerakan Pramuka Bersihkan Sungai Ciliwung

Sumber:  http://www.pelitaonline.com/  26 September 2011 

Depok, Pelita
Sebanyak 100 anggota Pramuka Kota Depok melakukan kegiatan membersihkan sampah di bawah jembatan Panus Sungai Ciliwung, Kelurahan Pancoran Mas, Kecamatan Pancoran Mas, Depok, Sabtu (25/9).

Aksi bersih ini juga melibatkan Satuan Tugas Banjir dari Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (Bimasda) Kota Depok serta Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Depok.

Menurut Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka Kota Depok, Sariyo Sabani, kegiatan ini sebagai salah satu penerapan Dasa Dharma Pramuka Pramuka yaitu cinta alam dan kasih sayang sesama manusia.

“Saya sangat prihatin dengan banyaknya sampah di Sungai Ciliwung, ini sangat merugikan dan akan menimbulkan bahaya banjir,”tegas Sariyo di lokasi pembersihan Sungai Ciliwung.

Untuk itu, Sariyo mengimbau kepada masyarakat agar dapat menjaga kelestarian sungai dengan tidak membuang sampah sembarangan terutama di sepanjang Sungai Ciliwung.”Jaga kelestarian alam yang terdiri dari tiga unsur, air, udara dan tanah,”Saran Sariyo.

Wakil Walikota Idris Abdul Shomad yang juga hadir dalam aksi besih tersebut mengatakan, banyaknya sampah di Sungai Ciliwung akibat kurangnya kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah ke bantaran sungai.”Pembersihan ini merupakan program Kali bersih untuk mengantisipasi banjir yang diprediksi bulan Oktober sudah memasuki musim hujan.”Tumpukan sampahnya sudah mengeras dan cukup parah, paling tidak aksi bersih ini dapat mengurangi volume sampah,”ujar Idris.

Idris mengatakan kegiatan tersebut akan dilakukan secara rutin hingga tahun 2012. Selain itu, pihaknya saat ini juga tengah menyusun peraturan daerah tentang sampah. “Draft-nya sudah 80 persen, akan dikaji dengan dinas terkait. Tahun 2012 akan diajukan ke Dewan,” katanya

Kepala Badan Lingkungan Hidup Kota Depok Rahmat Subagjo menilai kondisi air sungai ciliwung masih bagus. Pencemaran hanya ditemukan dari limbah rumah tangga dan organik.”Pencemarannya tidak terlalu berbahaya, namun air sungai ciliwung ini tidak dapat untuk diminum,”katanya.(swd)

Maret 2012

Warga Buang Limbah B3 ke Sungai Ciliwung

Sumber:http://www.pikiran-rakyat.com/ 14 Maret 2012

DEPOK, PRLM – Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Depok menemukan sampah berbahan limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun) yang dibuang di pinggir Sungai Ciliwung. Sampah rumah tangga tersebut di antaranya adalah lampu dan baterai yang memiliki kandungan kimia berbahaya dan berdampak buruk terhadap pencamaran lingkungan.

Sampah tersebut ditemukan saat aksi membersihkan Sungai Ciliwung oleh satuan petugas BLH Depok di Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok, Rabu (14/3). Menurut Koordinator aksi, Sariyo Sabani, lampu dan baterai tergolong dalam limbah B3 karena mudah meledak dan terbakar. Limbah tersebut menghasilkan gas dengan suhu dan tekanan tinggi yang dengan cepat dapat merusak lingkungan.

Sariyo mengatakan, banyak masyarakat yang tidak tahu bahwa limbah B3 tidak boleh disatukan dengan sampah rumah tangga lainnya. Apalagi warga kerap membuang sampah rumah tangga ke suangi Ciliwung. “Sebenarnya membuang sampah ke Sungai Ciliwung saja dapat mencemari lingkungan, apalagi yang dibuang adalah limbah B3,” kata dia.

Menurut Sariyo, banyaknya sampah yang dibuang sembarangan membuktikan bahwa budaya menjaga lingkungan masih minim di kalangan warag Depok. Masyarakat dengan mudah bisa membuang sampah ke sungai. Padahal sungai merupakan salah satu sumber kehidupan manusia yang harsu dijaga kelestariannya.

Mantan Kepala Satpol PP Kota Depok itu mengungkapkan potensi sungai sangat besar dimanfaatkan menjadi hal yang berguna. “Sungai Ciliwung dapat menjadi objek wisata air yang bagus. Namun itu semua bisa terwujud jika semua masyarakat sadar untuk menjaga kebersihan sungai,” kata Sariyo.

Dia mengatakan, BLH membersihkan sampah di bantaran Sungai Ciliwung secara rutin sebanyak sebulan sekali. “Ini bisa menjadi contoh kepada masyarakat agar gerakan bersih-bersih harus terus ditingkatkan. Budaya gotong royong mulailah digalakkan kembali,” jelasnya.

Sampah yang berhasil diangkut dari Sungai Ciliwung biasanya mencapai satu truk. “Sampah ini nantinya dibawa oleh petugas DKP (Dinas Kebersihan dan Pertamanan) untuk selanjutnya dibuang ke TPA (Tempat Pembuangan Sampah) di Cipayung,” kata Sariyo.

Sementara itu Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan, Ulis Sumardi, mengatakan sampah yang terangkut oleh Dinas kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Depok pada tahun 2011 baru mencapai 38 persen atau sebanyak 1.615 m3 per hari. Padahal setiap harinya produksi sampah di Kota Depok mencapai 4.250 m3.

Ulis menargetkan pada tahun 2013 mendatang sampah yang terangkut dan tertangani bisa mencapai 47 persen. Kondisi itu bisa tercapai dengan catatan sarana dan perasarana pengangkut sampah harus ditambah dan dioptimalkan. “Tahun 2014 akan kita aktifkan lagi 15 UPS, sehingga jumlah UPS yang beroperasi jadi 34 UPS.”kata Ulis.

 Meskipun demikian, dia meminta agar warga tidak membuang sampah yang tidak terangkut tersebut ke sungai. “Sampah bisa didaur ulang kembali, membuang sampah di sungai juga bukan solusi,” kata dia. (A-185/A-108

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: