Bogor

Juli 2010

Gubernur Janji Tindak Pegawai PSDA

Sumber:  http://www.radar-bogor.co.id/ 13 Juli 2010 

BOGOR – BANYAKNYA bangunan yang melanggar garis sempadan sungai (GSS) di Kota Bogor mendapat perhatian serius Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan.

Obral perizinan tanpa memperhatikan GSS, khususnya di lahan milik Dinas Pengelola Sumber Daya Air (BPSDA) membuat Ahmad Herwayan geram.

“Bila ada oknum DPSDA yang bisa mengatur perizinan di kawasan sempadan sungai, silakan lapor ke saya.

Bila terbukti, saya akan tindak,” tegas Heryawan usai mengikuti Jalan Sehat Fun Day on the Street di Lapangan Sempur, Minggu (11/7).

Ia menambahkan, sampai saat ini dirinya belum menerima laporan terkait obral perizinan di Kota Bogor. Namun, Heryawan kembali menjelaskan bila ada aparat provinsi di Kota Bogor “bermain”, maka akan ditindak tegas. “Bila itu ada kaitannya dengan provinsi, silakan laporkan,” terangnya.

Sementara itu, sistem perizinan di Kota Bogor, terutama di daerah sempadan sungai (DSS) yang kewenangannya ada di PSDA, sedang menjadi sorotan. Pasalnya, di sejumlah titik DSS terdapat banyak bangunan yang melanggar GSS, termasuk Yogya Bogor Junction (YBJ) dan beberapa bangunan di kawasan Tajur. Anehnya, bangunan tersebut memiliki perizinan lengkap.

Bahkan, kawasan DSS di Sungai Ciliwung contohnya, kondisinya sekarang sudah dipenuhi bangunan-bangunan. Baik yang dibangun masyarakat umum maupun oleh perusahaan yang menggunakannya sebagai lahan usaha. (sal)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: